. Kali ini tutorial mengenai Cara Membuat Facebook, bagi anda yang belum mempunyai fb
dan tidak bisa mendaftarnya tidak usah khawatir karena disini saya akan
memberikan step-stepnya secara lengkap dan tidak ribet. Sebelum anda
membuat facebook pastikan anda mempunyai email terlebih dahulu, jika
tidak mempunyai anda bisa melihat cara membuat email di postingan sebelumnya.
Facebook memang saat ini sangat di gandrungi para remaja di Indonesia,
bukan hanya remaja saja namun di facebook banyak sekali anak-anak dan
orang dewasa. Ok dari pada anda penasaran langsung saja untuk melihat
langkah-langkahnya dibawah ini.
1. Anda harus membuka situs facebook terlebih dahulu atau klik disini dan pastikan tampilan facebook seperti dibawah ini.
2. Isikan data-data anda seperti gambar dibawah ini. Jika sudah anda lanjutkan dengan mengeklik tombol mendaftar.
3. Anda disuruh untuk mengisikan captcha atau pemeriksaan keamanan seperti gambar dibawah ini.
4. Jika anda sudah melakukan cara ke 3 anda akan menemui halaman seperti
dibawah ini, lalu pilih lewati langkah ini seperti gambar dibawah ini.
5. Untuk yang kelima ini terserah anda mau di isi atau tidak terserah,
jika anda ingin mengisi silahkan di isi lalu tekan tombol simpan dan
lanjutkan. Jika tidak mau mengisi silahkan tekan tombol lewati seperti
gambar di bawah ini.
6. Pada langkah ke 6 ini anda harus mengunggah foto, namun ini bisa dilakukan di belakangan jadi langsung saja kita lewati.
7. Untuk langkah ke 7 ini anda abaikan dulu akun facebook anda dan
bukalah email anda lalu cari kode verifikasi dari facebook seperti
gambar di bawah ini.
8. Klik link kode verifikasi tersebut dan sekarang akun facebook anda
sudah jadi, sekarang anda bisa memperbaiki akun facebook anda dengan
mengunggah foto anda, update status dll.
Selamat anda sudah mempunyai akun facebook baru, pergunakanlah yang
layak akun anda. Jangan sampai akun anda jatuh di tangan orang yang
tidak bertanggung jawab.
Mungkin sampai disini dulu tutorial dari saya yakni Cara membuat
Facebook, terima kasih atas perhatiannya. Jangan lupa untuk tetap
mengikuti update berita terkini dari penchenk blog, karena artikel-artikel berikutnya bakalan lebih seru dari Cara membuat Facebook.
www.penchenk.com
Minggu
Kamis
APLIKASI PENGUKUR KECEPATN USB DAN FLESH DISK
Bagi
konsumen mendapatkan produk yang memiliki kinerja maksimal dengan harga
yang pantas atau kalau bisa semurah mungkin menjadi hal yang sangat
menyenangkan. Begitupun saat membeli salah satu produk elektronik yang
satu ini, yaitu flash disk. Setidaknya setiap kali ada pameran komputer
digelar, barang mungil ini selalu habis terjual. Harga yang sangat murah
mungkin jadi alasan kuat, tapi apakah hanya sekedar murah saja? Dalam
memilih Flash disk yang akan dibeli bisa muncul beberapa kriteria yang
dijadikan pertimbangan, semisal kapasitas, harga, merek, penampilan,
fitur keamanan dan kecepatan. Jika alasan terakhir menjadi salah satu
yang Anda jadikan patokan sebelum membeli Flash Disk sepertinya akan
sulit, kecuali Anda sudah siap dengan pilihan yang butuh biaya lebih
besar.
Kebanyakan Flash Disk sekarang
ini sudah menggunakan tipe konektor USB 2.0 yang dikeluarkan pertama
kali di bulan April 2000, dimana pada versi ini kecepatan maksimum
tranfer datanya adalah 480 Mbps / 60 MBps yang disebut juga sebagai
Hi-Speed USB. Dibandingkan dengan USB 1.1 yang maksimum hanya 12 Mbps,
berarti kecepatannya unggul sampai 40 kali lipat. Sebelumnya kecepatan
awal USB 2.0 adalah 240 Mbps, namun kemudian pada Oktober 1999 oleh grup
promotor USB kecepatannya ditingkatkan. Tapi pada praktek di lapangan
kecepatan tersebut sulit sekali untuk dicapai, efektifnya hanya bisa
sampai 320 Mbps/ 40 MBps.
Spesifikasi kecepatan flash disk yang
tertera bisa jadi tidak akurat. Untuk menghilangkan rasa penasaran Anda
terhadap kecepatan USB Flash Disk yang Anda beli bisa dengan memakai
salah satu dari lima aplikasi gratis berikut ini yang tidak hanya
melakukan pengecekan kecepatan (tulis dan baca), tapi juga dapat
mengecek hal lain berkaitan dengan Flash Disk. Siapa tahu Anda beruntung
bisa mendapatkan produk USB flash disk murah meriah namun berkinerja
maksimal.
Check Flash
Aplikasi
ringan yang hanya berukuran 340 KB ini diciptakan oleh programmer asal
Ukraina bernama Misha. Walaupun kecil tapi alat ini mampu melakukan
tugas pengecekan dengan baik, untuk mengetahui kecepatan transfer data,
mengecek jika terdapat bagian yang error pada flash disk, dan melakukan
format.
Check Flash akan melakukan pengecekan dengan menjalankan
simulasi proses baca dan tulis berulang kali pada flash disk, sehingga
kemudian akan memunculkan data kecepatan transfer sekaligus juga
mendeteksi adanya error yang terjadi saat proses berlangsung. Aplikasi
ini bisa langsung Anda jalankan tanpa proses instalasi terlebih dahulu
dan hanya mengkonsumsi memori sebanyak 812 KB.
HD Speed
Kalau
aplikasi sebelumnya hanay bisa bekerja pada tempat penyimpanan berupa
flash, aplikasi bernama HD Speed ini bisa mengukur kecepatan transfer
data pada media penyimpanan seperti harddisk dan CD/DVD-ROM, floppy
disk, dan kartu flash. Jadi aplikasi ini mendukung format penyimpanan
data FAT dan NTFS pada sistem operasi WinNT4, Win2000, WinXP, Win2003,
dan WinVista.
Aplikasi dengan ukuran file 80 KB ini tidak butuh
diinstal dan bisa langsung Anda jalankan, kemudian pilih media simpan
yang ingin Anda cek dan klik Start. Hasil dari proses baca dan tulis
yang terekam akan ditampilkan dalam bentuk grafik dan juga nilai
kecepatan saat itu dan rata-rata dengan satuan yang bisa dirubah-rubah
beserta jumlah error jika ditemukan.
Crystal Disk Mark
Crystal
Disk Mark adalah sebuah alat yang berguna untuk melakukan perbandingan
kecepatan baca dan tulis pada berbagai media simpan termasuk USB Flash
Drive. Tampilannya sederhana dan mudah bagi pengguna untuk dapat
memahami tentang jenis pengujian yang dilakukan.
Jenis-jenis tes
yang dapat dilakukan dengan aplikasi ini seperti melakukan proses baca
dan tulis secara berulang dalam beberapa tahap atau proses baca dan
tulis secara acak 4KB/ 512KB, dan proses penyalinan teks. Hasil tes
ditampilkan dalam bentuk angka yang cukup besar dalam satuan MB/s dan
progress bar sebagai latar belakangnya. Aplikasi berukuran 396KB ini
bersifat portable dan sudah kompatibel dengan Windows
7/2008/Vista/2003/XP/2000/NT4/Me/98 dan untuk versi 64-bit untuk sistem
operasi Windows Vista/2003/XP.
Flash Memory Toolkit
Sesuai
dengan namanya Flash Memory Toolkit adalah sebuah paket alat untuk
tempat penyimpanan berbasis Flash. Beberapa alat yang tersedia termasuk
pilihan untuk mendapatkan informasi detil mengenai perangkat seperti
kapasitas perangkat, sistem file, sistem operasi dan pengaturan
perangkat. Aplikasi ini juga mampu menghapus file dengan aman sekaligus
mengembalikannya setelah dilakukan format, lalu mampu mendeteksi
kesalahan/ kerusakan di dalam perangkat. Yang menarik terdapat pula
fungsi backup dan restore dapat dijalankan bersamaan dengan proses
pengetesan mengenai performa baca dan tulis dari perangkat flash.
Sayangnya
untuk versi standard yang memang disediakan gratis hanya mampu
menampilkan kecepatan baca saja, sedangkan jika ingin mengetahui
kalkulasi kecepatan baca sekaligus tulis, maka diharuskan melakukan
upgrade ke versi Pro. Walaupun begitu kemampuan untuk menghitung
kecepatan baca perangkat dengan fitur file benchmark yang ditampilkan
dalam bentuk grafik perbandingan dirasa sudah sangat membantu. Aplikasi
ini harus diinstal terlebih dahulu untuk dapat memakainya dengan ukuran
file 766KB dapat digunakan di Windows 2000, XP, XP 64-bit, 2003 Server
dan Vista.
HD Tune
Aplikasi
HD Tune ini tidak jauh beda dengan aplikasi sebelumnya yang hadir dalam
dua versi, yaitu gratis dan berbayar. Dan lagi pada versi gratis
aplikasi hanya bisa melakukan penghitungan kecepatan baca untuk beragam
perangkat penyimpanan dengan antar muka SCSI, SATA, IDE termasuk juga
USB. Aplikasi ini menyediakan detil informasi mengenai perangkat dan
kemampuan untuk mendeteksi kerusakan/ error yang ada.
HD Tune
adalah alat benchmark yang sangat berguna walaupun pada versi gratis ada
beebrapa fitur yang dikurangi dibandingkan versi berbayar. Di versi
gratis Anda akan diberikan informasi benchmark mengenai kecepatan baca
maksimum, minimum dan rata-rata bersamaan dengan waktu akses, burst
rate, yaitu kecepatan paling tinggi yang dapat dicapai pada saat data
dapat dikirim dari perangkat penyimpanan ke sistem operasi. HD Tune yang
saat ini sudah mencapai versi 2,55 sudah tersedia untuk Windows 2000,
Windows XP, Windows 2003 Server dan Windows Vista.
Semoga
aplikasi-aplikasi di atas bisa bermanfaat vagi yang penasaran dengan
kecepatan dari USB Flash Disk-nya, dan beritahu kami jika ada aplikasi
lain yang Anda ketahui melalui kotak komentar.
Sumber : www.udaramaya.com
PENYEBAB KINERJA KOMPUTER LAMBAT
Sebagai pengguna komputer, tentu semua
ingin kinerja komputer kita bagus, respon cepat, akses data lancar
tanpa harus menunggu lama dan sebagainya. Oleh karena itu ada baiknya
kita mengetahui apa saja yang menyebabkan atau berpengaruh dengan
lambatnya komputer kita. Berikut ulasan ringkas 9 hal yang paling sering
menyebabkan kinerja komputer menjadi lambat plus tips atau solusinya.
1. Malware (virus, worm, trojan, dsb )
Ketika
komputer kita terkena malware ( virus, worm, trojan, dan sejenisnya),
sudah hampir dapat dipastikan bahwa kinerja okmputer akan lambat. Virus
akan sering menggunakan sumber daya komputer baik RAM atau CPU, termasuk
juga senantiasa memantau aktivitas komputer. Hal ini tentu sangat
berpengaruh terhadap kinerja aplikasi lain.
Solusi untuk mencegah
ini bagi pengguna Windows adalah menginstall Antivirus dan tidak hanya
berhenti disitu saja, tetapi rutin update antivirus tersebut. Jadwalkan
paling tidak seminggu sekali jika komputer tidak online.
2. Spyware, Adware dan sejenisnya
Jika
kita sering menggunakan komputer untuk ber-internet, jika tidak
berhati-hati ada kemungkinan komputer bisa terkena spyware. Efeknya
mungkin tidak begitu besar dengan kinerja komputer, tetapi bisa
berpengaruh pada akses internet, dan berbagai hal yang menganggu
kenyamanan berinternet dan yang lebih buruk, data-data penting (user,
password, account dll) kita bisa di ketahui oleh si pembuat spyware ini.
Solusi
bisa menginstall Anti-spyware yang juga senantiasa update, hanya perlu
dipilah-pilah mana yang tidak banyak menggunakan sumber saya (resources)
komputer kita, karena tidak jarang Antispyware ini menggunakan CPU dan
Memory yang cukup besar. Jika antivirus sudah menyertakan, kita tidak
perlu menambah. Atau gunakan versi portable, dan scan dari spyware
secara berkala saja.
3. Banyaknya Aplikasi berjalan di belakang
Semakin
banyak komputer kita dengan software, biasanya akan semakin
memperlambat kinerja komputer, meskipun pengaruhnya ada yang relatif
kecil dan ada yang besar. Penting untuk diketahui ketika menginstall
software, cek apakah ada aplikasi yang senantiasa berjalan di belakang.
Hal ini bisa di ketahui dengan program seperti Autoruns.
Solusi
dalam hal ini adalah menggunakan sofware yang penting saja, pilih satu
software jika ada beberapa software sejenis atau mempunyai fitur hampir
sama dan jika ada versi Portable-nya maka bisa menjadi alternatif. Untuk
mengurangi program yang berjalan di background, gunakan Autoruns, dan
non aktifkan aplikasi background yang tidak penting. Untuk mengatahui
apakah aplikasi yang di install akan menjalankan program di belakang,
install software seperti WinPatrol.
4. Hard disk (HDD) yang sudah berumur
Ketika
komputer kita masih menggunakan Hardisk yang sudah cukup lama (tua),
mungkin lebih dari 5 tahun, maka kinerja komputer bisa semakin lambat.
Untuk mengecek, kita bisa menggunakan software gratis HDD Tune dan
sejenisnya (baca artikel: Periksa Kondisi Hard Disk Komputer Anda). HDD
SATA normal biasanya rata-rata akses read (baca) sekitar 70 – 90 MB/s.
Jika misal rata-rata akses HDD dibawah 50 MB/s maka kinerja biasanya
akan terasa lambat.
Solusi ketika hardisk sudah sangat lambat,
mungkin bisa dicoba dengan full format (awas, backup data terlebih
dahulu). Meskipun untuk hardisk tua hal ini biasanya tidak akan banyak
membantu, sehingga yang paling baik adalah dengan mengganti hardisk
baru, dan jika masih ingin menggunakan hardisk lama, gunakan sebagai
secondary hardisk saja.
5. RAM/Memori yang pas-pasan
Banyak
sedikitnya jumlah RAM/Memori yang kita gunakan memang tidak bisa dibuat
standard sama untuk satu komputer dengan komputer lain atau bahkan
sistem operasi. Meskipun ketika akan menginstall Windows, ada
spesifikasi minimal RAM, tetapi jenis aplikasi yang kita gunakan juga
harus diperhitungkan. Untuk mengecek, buka saja Task Manager dan di
bagian Performance periksa PF Usage dan juga Physical Memory yang
menunjukkan total Memory fisik (RAM) dan sisa tersedia (Available).
Jika
kita tidak sedang menjalankan aplikasi apapun, tetapi sisa RAM tidak
lebih dari setengahnya, biasanya kinerja komputer akan lambat, maka
harus diperiksa aplikasi apa saja yang menggunakan banyak memory (RAM),
secara umum bisa dicek di tab Process, kolom Mem Usage. Jika memang RAM
kita pas-pasan (misal windows XP dengan RAM 512 MB atau kurang, windows 7
dengan 1 GB RAM), maka solusinya termurah adalah mengurangi aplikasi
yang banyak memakan memory. Solusi terbaik adalah Upgrade memory (RAM)
(baca: Mengenal apa itu RAM ).
6. Konflik aplikasi atau program yang di install
Tidak
jarang dua aplikasi dalam kategori yang sama bisa berakibat terjadinya
konflik, yang semakin memperlambat kinerja komputer. Tanda-tanda terjadi
konflik adakan komputer yang bermasalah setelah kita menginstall suatu
software, padahal sebelumnya tidak ada masalah. Yang sering terjadi
konflik biasanya di kategori software security, semisal antivirus.
Misalnya
kita menggunakan 2 antivirus atau lebih. Meskipun beberapa antivirus
bisa berjalan bersamaan, tetapi tetap tidak direkomendasikan, kecuali
untuk pengguna ahli atau untuk ujicoba. Belum lagi ketika masih harus
menginstall software security lainnya.
Jika ada alternatif
berbagai software sejenis, maka jika memungkinkan pilih satu saja yang
bisa mewakili, dan unggul dalam kinerja dan hasil. Terutama untuk jenis
software yang banyak mengakses sumber daya atau sistem operasi.
7. Pemilihan Software yang kurang tepat
Tidak
sedikit orang hanya ikut-ikutan (trend) dalam penggunaan software,
padahal fitur yang diinginkan sebenarnya terdapat dalam software lain
yang kecil dan gratis. Jika spesifikasi komputer kita memang minimal
atau kita ingin bekerja dengan cepat, maka pilihlah software yang tepat.
Software dengan ukuran besar tidak senantiasa lebih baik dan tepat bagi
masing-masing kita. Berikut beberapa contohnya :
Ketika kita
hanya ingin burning data ke CD/DVD, solusi tepat bisa menggunakan
software ImgBurn yang hanya berukuran sekitar 5 MB atau software burning
gratis lainnya yang relatif kecil daripada menginstall Nero Multimedia
Suite yang berukuran sekitar 354 MB.
Ketika kita bekerja dengan
data terkompresi ( zip, rar ), software gratis seperti 7zip yang hanya
berukuran sekitar 1 MB seharusnya sudah mencukupi, daripada menginstall
Winzip 15 yang berukuran hampir 13 MB dan juga tidak gratis (software
kompresi gratis lainnya)
Jika menggunakan Photoshop 7 atau CS1/2
sudah mencukupi untuk kebutuhan grafis, maka menginstall Photoshop CS5
perlu difikir ulang, karena spesifikasi yang dibutuhkan cukup tinggi,
sehingga kerja bisa semakin lambat.
8. Banyaknya Software yang terinstall
Meskipun
software-software yang di install tidak berjalan di belakang, tetapi
hampir setiap software selalu menambahkan entry (data) ke registry,
sehingga semakin banyak software yang di install ukuran registry
(windows) juga akan semakin besar. Karena registry ini akan di akses
baik ketika komputer berjalan maupun sudah berjalan, besar kecilnya juga
mempengaruhi ke kecepatan/ waktu respon-nya.
Solusinya adalah
menggunakan software yang memang diperlukan saja, Uninstall software
yang tidak penting dan gunakan Uninstaller seperti Revo Uninstaller agar
proses uninstallasi lebih tuntas. Untuk membersihkan software yang
sudah di uninstall, bisa juga menggunakan berbagai Utilities gratis.
9. Penggunaan Efek Windows yang berlebih
Windows
Xp, Vista maupun windows 7 menyediakan opsi untuk menggunakan tampilan
dengan berbagai efek. Jika komputer kita mempunyai spesifikasi yang
bagus, tentu berbagai efek ini tidak menjadi masalah, tetapi jika ingin
performa cepat, berbagai efek windows bisa di non aktifkan.
Misalnya
Untuk windows XP, klik kanan My Computer, pilih tab Advanced dan klik
setting bagian Performance. Kita juga melalukan tweak sistem untuk
mendapatkan setting yang tepat dan cepat, dengan menggunakan software
semisal X-Setup Pro.
Sebenarnya
selain 9 hal diatas masih banyak sebab lain, seperti berbagai service
windows yang berjalan yang sebenarnya tidak diperlukan, pemilihan dan
pengaturan hardware yang tidak optimal, space primary disk (misalnya
drive C:) yang diambang batas atau hampir habis, dan lainnya
Sumber: www.ebsoft.web.id
Langganan:
Komentar (Atom)







