Minggu

CARA MEMBUAT FACEBOOK

. Kali ini tutorial mengenai Cara Membuat Facebook, bagi anda yang belum mempunyai fb dan tidak bisa mendaftarnya tidak usah khawatir karena disini saya akan memberikan step-stepnya secara lengkap dan tidak ribet. Sebelum anda membuat facebook pastikan anda mempunyai email terlebih dahulu, jika tidak mempunyai anda bisa melihat cara membuat email di postingan sebelumnya.

Facebook memang saat ini sangat di gandrungi para remaja di Indonesia, bukan hanya remaja saja namun di facebook banyak sekali anak-anak dan orang dewasa. Ok dari pada anda penasaran langsung saja untuk melihat langkah-langkahnya dibawah ini.

1. Anda harus membuka situs facebook terlebih dahulu atau klik disini dan pastikan tampilan facebook seperti dibawah ini.



2. Isikan data-data anda seperti gambar dibawah ini. Jika sudah anda lanjutkan dengan mengeklik tombol mendaftar.


3. Anda disuruh untuk mengisikan captcha atau pemeriksaan keamanan seperti gambar dibawah ini.


4. Jika anda sudah melakukan cara ke 3 anda akan menemui halaman seperti dibawah ini, lalu pilih lewati langkah ini seperti gambar dibawah ini.


5. Untuk yang kelima ini terserah anda mau di isi atau tidak terserah, jika anda ingin mengisi silahkan di isi lalu tekan tombol simpan dan lanjutkan. Jika tidak mau mengisi silahkan tekan tombol lewati seperti gambar di bawah ini.


6. Pada langkah ke 6 ini anda harus mengunggah foto, namun ini bisa dilakukan di belakangan jadi langsung saja kita lewati.


7. Untuk langkah ke 7 ini anda abaikan dulu akun facebook anda dan bukalah email anda lalu cari kode verifikasi dari facebook seperti gambar di bawah ini.


8. Klik link kode verifikasi tersebut dan sekarang akun facebook anda sudah jadi, sekarang anda bisa memperbaiki akun facebook anda dengan mengunggah foto anda, update status dll.

Selamat anda sudah mempunyai akun facebook baru, pergunakanlah yang layak akun anda. Jangan sampai akun anda jatuh di tangan orang yang tidak bertanggung jawab.

Mungkin sampai disini dulu tutorial dari saya yakni Cara membuat Facebook, terima kasih atas perhatiannya. Jangan lupa untuk tetap mengikuti update berita terkini dari penchenk blog, karena artikel-artikel berikutnya bakalan lebih seru dari Cara membuat Facebook.
www.penchenk.com 

Kamis

APLIKASI PENGUKUR KECEPATN USB DAN FLESH DISK


Bagi konsumen mendapatkan produk yang memiliki kinerja maksimal dengan harga yang pantas atau kalau bisa semurah mungkin menjadi hal yang sangat menyenangkan. Begitupun saat membeli salah satu produk elektronik yang satu ini, yaitu flash disk. Setidaknya setiap kali ada pameran komputer digelar, barang mungil ini selalu habis terjual. Harga yang sangat murah mungkin jadi alasan kuat, tapi apakah hanya sekedar murah saja? Dalam memilih Flash disk yang akan dibeli bisa muncul beberapa kriteria yang dijadikan pertimbangan, semisal kapasitas, harga, merek, penampilan, fitur keamanan dan kecepatan. Jika alasan terakhir menjadi salah satu yang Anda jadikan patokan sebelum membeli Flash Disk sepertinya akan sulit, kecuali Anda sudah siap dengan pilihan yang butuh biaya lebih besar.

Kebanyakan Flash Disk sekarang ini sudah menggunakan tipe konektor USB 2.0 yang dikeluarkan pertama kali di bulan April 2000, dimana pada versi ini kecepatan maksimum tranfer datanya adalah 480 Mbps / 60 MBps yang disebut juga sebagai Hi-Speed USB. Dibandingkan dengan USB 1.1 yang maksimum hanya 12 Mbps, berarti kecepatannya unggul sampai 40 kali lipat. Sebelumnya kecepatan awal USB 2.0 adalah 240 Mbps, namun kemudian pada Oktober 1999 oleh grup promotor USB kecepatannya ditingkatkan. Tapi pada praktek di lapangan kecepatan tersebut sulit sekali untuk dicapai, efektifnya hanya bisa sampai 320 Mbps/ 40 MBps.

Spesifikasi kecepatan flash disk yang tertera bisa jadi tidak akurat. Untuk menghilangkan rasa penasaran Anda terhadap kecepatan USB Flash Disk yang Anda beli bisa dengan memakai salah satu dari lima aplikasi gratis berikut ini yang tidak hanya melakukan pengecekan kecepatan (tulis dan baca), tapi juga dapat mengecek hal lain berkaitan dengan Flash Disk. Siapa tahu Anda beruntung bisa mendapatkan produk USB flash disk murah meriah namun berkinerja maksimal.

Check Flash

Aplikasi ringan yang hanya berukuran 340 KB ini diciptakan oleh programmer asal Ukraina bernama Misha. Walaupun kecil tapi alat ini mampu melakukan tugas pengecekan dengan baik, untuk mengetahui kecepatan transfer data, mengecek jika terdapat bagian yang error pada flash disk, dan melakukan format.

Check Flash akan melakukan pengecekan dengan menjalankan simulasi proses baca dan tulis berulang kali pada flash disk, sehingga kemudian akan memunculkan data kecepatan transfer sekaligus juga mendeteksi adanya error yang terjadi saat proses berlangsung. Aplikasi ini bisa langsung Anda jalankan tanpa proses instalasi terlebih dahulu dan hanya mengkonsumsi memori sebanyak 812 KB.

HD Speed

Kalau aplikasi sebelumnya hanay bisa bekerja pada tempat penyimpanan berupa flash, aplikasi bernama HD Speed ini bisa mengukur kecepatan transfer data pada media penyimpanan seperti harddisk dan CD/DVD-ROM, floppy disk, dan kartu flash. Jadi aplikasi ini mendukung format penyimpanan data FAT dan NTFS pada sistem operasi WinNT4, Win2000, WinXP, Win2003, dan WinVista.

Aplikasi dengan ukuran file 80 KB ini tidak butuh diinstal dan bisa langsung Anda jalankan, kemudian pilih media simpan yang ingin Anda cek dan klik Start. Hasil dari proses baca dan tulis yang terekam akan ditampilkan dalam bentuk grafik dan juga nilai kecepatan saat itu dan rata-rata dengan satuan yang bisa dirubah-rubah beserta jumlah error jika ditemukan.

Crystal Disk Mark

Crystal Disk Mark adalah sebuah alat yang berguna untuk melakukan perbandingan kecepatan baca dan tulis pada berbagai media simpan termasuk USB Flash Drive. Tampilannya sederhana dan mudah bagi pengguna untuk dapat memahami tentang jenis pengujian yang dilakukan.

Jenis-jenis tes yang dapat dilakukan dengan aplikasi ini seperti melakukan proses baca dan tulis secara berulang dalam beberapa tahap atau proses baca dan tulis secara acak 4KB/ 512KB, dan proses penyalinan teks. Hasil tes ditampilkan dalam bentuk angka yang cukup besar dalam satuan MB/s dan progress bar sebagai latar belakangnya. Aplikasi berukuran 396KB ini bersifat portable dan sudah kompatibel dengan Windows 7/2008/Vista/2003/XP/2000/NT4/Me/98 dan untuk versi 64-bit untuk sistem operasi Windows Vista/2003/XP.

Flash Memory Toolkit

Sesuai dengan namanya Flash Memory Toolkit adalah sebuah paket alat untuk tempat penyimpanan berbasis Flash. Beberapa alat yang tersedia termasuk pilihan untuk mendapatkan informasi detil mengenai perangkat seperti kapasitas perangkat, sistem file, sistem operasi dan pengaturan perangkat. Aplikasi ini juga mampu menghapus file dengan aman sekaligus mengembalikannya setelah dilakukan format, lalu mampu mendeteksi kesalahan/ kerusakan di dalam perangkat. Yang menarik terdapat pula fungsi backup dan restore dapat dijalankan bersamaan dengan proses pengetesan mengenai performa baca dan tulis dari perangkat flash.

Sayangnya untuk versi standard yang memang disediakan gratis hanya mampu menampilkan kecepatan baca saja, sedangkan jika ingin mengetahui kalkulasi kecepatan baca sekaligus tulis, maka diharuskan melakukan upgrade ke versi Pro. Walaupun begitu kemampuan untuk menghitung kecepatan baca perangkat dengan fitur file benchmark yang ditampilkan dalam bentuk grafik perbandingan dirasa sudah sangat membantu. Aplikasi ini harus diinstal terlebih dahulu untuk dapat memakainya dengan ukuran file 766KB dapat digunakan di Windows 2000, XP, XP 64-bit, 2003 Server dan Vista.

HD Tune

Aplikasi HD Tune ini tidak jauh beda dengan aplikasi sebelumnya yang hadir dalam dua versi, yaitu gratis dan berbayar. Dan lagi pada versi gratis aplikasi hanya bisa melakukan penghitungan kecepatan baca untuk beragam perangkat penyimpanan dengan antar muka SCSI, SATA, IDE termasuk juga USB. Aplikasi ini menyediakan detil informasi mengenai perangkat dan kemampuan untuk mendeteksi kerusakan/ error yang ada.

HD Tune adalah alat benchmark yang sangat berguna walaupun pada versi gratis ada beebrapa fitur yang dikurangi dibandingkan versi berbayar. Di versi gratis Anda akan diberikan informasi benchmark mengenai kecepatan baca maksimum, minimum dan rata-rata bersamaan dengan waktu akses, burst rate, yaitu kecepatan paling tinggi yang dapat dicapai pada saat data dapat dikirim dari perangkat penyimpanan ke sistem operasi. HD Tune yang saat ini sudah mencapai versi 2,55 sudah tersedia untuk Windows 2000, Windows XP, Windows 2003 Server dan Windows Vista.

Semoga aplikasi-aplikasi di atas bisa bermanfaat vagi yang penasaran dengan kecepatan dari USB Flash Disk-nya, dan beritahu kami jika ada aplikasi lain yang Anda ketahui melalui kotak komentar.

Sumber : www.udaramaya.com

PENYEBAB KINERJA KOMPUTER LAMBAT

Sebagai pengguna komputer, tentu semua ingin kinerja komputer kita bagus, respon cepat, akses data lancar tanpa harus menunggu lama dan sebagainya. Oleh karena itu ada baiknya kita mengetahui apa saja yang menyebabkan atau berpengaruh dengan lambatnya komputer kita. Berikut ulasan ringkas 9 hal yang paling sering menyebabkan kinerja komputer menjadi lambat plus tips atau solusinya.
1. Malware (virus, worm, trojan, dsb )

Ketika komputer kita terkena malware ( virus, worm, trojan, dan sejenisnya), sudah hampir dapat dipastikan bahwa kinerja okmputer akan lambat. Virus akan sering menggunakan sumber daya komputer baik RAM atau CPU, termasuk juga senantiasa memantau aktivitas komputer. Hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap kinerja aplikasi lain.

Solusi untuk mencegah ini bagi pengguna Windows adalah menginstall Antivirus dan tidak hanya berhenti disitu saja, tetapi rutin update antivirus tersebut. Jadwalkan paling tidak seminggu sekali jika komputer tidak online.

2. Spyware, Adware dan sejenisnya

Jika kita sering menggunakan komputer untuk ber-internet, jika tidak berhati-hati ada kemungkinan komputer bisa terkena spyware. Efeknya mungkin tidak begitu besar dengan kinerja komputer, tetapi bisa berpengaruh pada akses internet, dan berbagai hal yang menganggu kenyamanan berinternet dan yang lebih buruk, data-data penting (user, password, account dll) kita bisa di ketahui oleh si pembuat spyware ini.

Solusi bisa menginstall Anti-spyware yang juga senantiasa update, hanya perlu dipilah-pilah mana yang tidak banyak menggunakan sumber saya (resources) komputer kita, karena tidak jarang Antispyware ini menggunakan CPU dan Memory yang cukup besar. Jika antivirus sudah menyertakan, kita tidak perlu menambah. Atau gunakan versi portable, dan scan dari spyware secara berkala saja.
3. Banyaknya Aplikasi berjalan di belakang

Semakin banyak komputer kita dengan software, biasanya akan semakin memperlambat kinerja komputer, meskipun pengaruhnya ada yang relatif kecil dan ada yang besar. Penting untuk diketahui ketika menginstall software, cek apakah ada aplikasi yang senantiasa berjalan di belakang. Hal ini bisa di ketahui dengan program seperti Autoruns.

Solusi dalam hal ini adalah menggunakan sofware yang penting saja, pilih satu software jika ada beberapa software sejenis atau mempunyai fitur hampir sama dan jika ada versi Portable-nya maka bisa menjadi alternatif. Untuk mengurangi program yang berjalan di background, gunakan Autoruns, dan non aktifkan aplikasi background yang tidak penting. Untuk mengatahui apakah aplikasi yang di install akan menjalankan program di belakang, install software seperti WinPatrol.
4. Hard disk (HDD) yang sudah berumur

Ketika komputer kita masih menggunakan Hardisk yang sudah cukup lama (tua), mungkin lebih dari 5 tahun, maka kinerja komputer bisa semakin lambat. Untuk mengecek, kita bisa menggunakan software gratis HDD Tune dan sejenisnya (baca artikel: Periksa Kondisi Hard Disk Komputer Anda). HDD SATA normal biasanya rata-rata akses read (baca) sekitar 70 – 90 MB/s. Jika misal rata-rata akses HDD dibawah 50 MB/s maka kinerja biasanya akan terasa lambat.

Solusi ketika hardisk sudah sangat lambat, mungkin bisa dicoba dengan full format (awas, backup data terlebih dahulu). Meskipun untuk hardisk tua hal ini biasanya tidak akan banyak membantu, sehingga yang paling baik adalah dengan mengganti hardisk baru, dan jika masih ingin menggunakan hardisk lama, gunakan sebagai secondary hardisk saja.
5. RAM/Memori yang pas-pasan

Banyak sedikitnya jumlah RAM/Memori yang kita gunakan memang tidak bisa dibuat standard sama untuk satu komputer dengan komputer lain atau bahkan sistem operasi. Meskipun ketika akan menginstall Windows, ada spesifikasi minimal RAM, tetapi jenis aplikasi yang kita gunakan juga harus diperhitungkan. Untuk mengecek, buka saja Task Manager dan di bagian Performance periksa PF Usage dan juga Physical Memory yang menunjukkan total Memory fisik (RAM) dan sisa tersedia (Available).










Jika kita tidak sedang menjalankan aplikasi apapun, tetapi sisa RAM tidak lebih dari setengahnya, biasanya kinerja komputer akan lambat, maka harus diperiksa aplikasi apa saja yang menggunakan banyak memory (RAM), secara umum bisa dicek di tab Process, kolom Mem Usage. Jika memang RAM kita pas-pasan (misal windows XP dengan RAM 512 MB atau kurang, windows 7 dengan 1 GB RAM), maka solusinya termurah adalah mengurangi aplikasi yang banyak memakan memory. Solusi terbaik adalah Upgrade memory (RAM) (baca: Mengenal apa itu RAM ).
6. Konflik aplikasi atau program yang di install

Tidak jarang dua aplikasi dalam kategori yang sama bisa berakibat terjadinya konflik, yang semakin memperlambat kinerja komputer. Tanda-tanda terjadi konflik adakan komputer yang bermasalah setelah kita menginstall suatu software, padahal sebelumnya tidak ada masalah. Yang sering terjadi konflik biasanya di kategori software security, semisal antivirus.

Misalnya kita menggunakan 2 antivirus atau lebih. Meskipun beberapa antivirus bisa berjalan bersamaan, tetapi tetap tidak direkomendasikan, kecuali untuk pengguna ahli atau untuk ujicoba. Belum lagi ketika masih harus menginstall software security lainnya.

Jika ada alternatif berbagai software sejenis, maka jika memungkinkan pilih satu saja yang bisa mewakili, dan unggul dalam kinerja dan hasil. Terutama untuk jenis software yang banyak mengakses sumber daya atau sistem operasi.
7. Pemilihan Software yang kurang tepat

Tidak sedikit orang hanya ikut-ikutan (trend) dalam penggunaan software, padahal fitur yang diinginkan sebenarnya terdapat dalam software lain yang kecil dan gratis. Jika spesifikasi komputer kita memang minimal atau kita ingin bekerja dengan cepat, maka pilihlah software yang tepat. Software dengan ukuran besar tidak senantiasa lebih baik dan tepat bagi masing-masing kita. Berikut beberapa contohnya :

Ketika kita hanya ingin burning data ke CD/DVD, solusi tepat bisa menggunakan software ImgBurn yang hanya berukuran sekitar 5 MB atau software burning gratis lainnya yang relatif kecil daripada menginstall Nero Multimedia Suite yang berukuran sekitar 354 MB.

Ketika kita bekerja dengan data terkompresi ( zip, rar ), software gratis seperti 7zip yang hanya berukuran sekitar 1 MB seharusnya sudah mencukupi, daripada menginstall Winzip 15 yang berukuran hampir 13 MB dan juga tidak gratis (software kompresi gratis lainnya)

Jika menggunakan Photoshop 7 atau CS1/2 sudah mencukupi untuk kebutuhan grafis, maka menginstall Photoshop CS5 perlu difikir ulang, karena spesifikasi yang dibutuhkan cukup tinggi, sehingga kerja bisa semakin lambat.
8. Banyaknya Software yang terinstall

Meskipun software-software yang di install tidak berjalan di belakang, tetapi hampir setiap software selalu menambahkan entry (data) ke registry, sehingga semakin banyak software yang di install ukuran registry (windows) juga akan semakin besar. Karena registry ini akan di akses baik ketika komputer berjalan maupun sudah berjalan, besar kecilnya juga mempengaruhi ke kecepatan/ waktu respon-nya.

Solusinya adalah menggunakan software yang memang diperlukan saja, Uninstall software yang tidak penting dan gunakan Uninstaller seperti Revo Uninstaller agar proses uninstallasi lebih tuntas. Untuk membersihkan software yang sudah di uninstall, bisa juga menggunakan berbagai Utilities gratis.
9. Penggunaan Efek Windows yang berlebih

Windows Xp, Vista maupun windows 7 menyediakan opsi untuk menggunakan tampilan dengan berbagai efek. Jika komputer kita mempunyai spesifikasi yang bagus, tentu berbagai efek ini tidak menjadi masalah, tetapi jika ingin performa cepat, berbagai efek windows bisa di non aktifkan.

Misalnya Untuk windows XP, klik kanan My Computer, pilih tab Advanced dan klik setting bagian Performance. Kita juga melalukan tweak sistem untuk mendapatkan setting yang tepat dan cepat, dengan menggunakan software semisal X-Setup Pro.



















Sebenarnya selain 9 hal diatas masih banyak sebab lain, seperti berbagai service windows yang berjalan yang sebenarnya tidak diperlukan, pemilihan dan pengaturan hardware yang tidak optimal, space primary disk (misalnya drive C:) yang diambang batas atau hampir habis, dan lainnya
Sumber: www.ebsoft.web.id

ARTI HIDUP MENURUT AL QUR'AN


Pengertian Hidup Menurut Al Qur'an
Masa hidup manusia terbagi dua (QS 40/11), hidup pertama adalah di dunia  kini dan hidup kedua berlaku di akhirat. Kedua macam hidup berlaku  dalam keadaan konkrit. Berbagai macam ajaran mengenai hakekat hidup dan  tujuan hidup telah berkembang. Masing-masing berbeda tentang pengertian dan tujuan hidup.  Hanya Al Qur’an lah yang dapat menjelaskan arti dan tujuan hidup manusia  secukupnya sehingga dapat dipahami oleh setiap individu yang  membutuhkannya.Orang atheis mendasarkan doktrinnya atas teori naturalism tidak dapat memberikan alasan kenapa adanya hidup kini, kecuali sebagai  kelanjutan dari hukum evolusi pada setiap benda yang sejak dulu telah  mengalami perubahan alamiah. Sementara mereka berbantahan pula mengenai  hukum evolusi itu sendiri disebabkan banyaknya benturan (dead lock)  dalam analysa dan teorinya. Benturan itu mereka namakan Missing Link. Untuk tujuan hidup mereka  juga tidak mempunyai arah dan alasan yang tepat. Tetapi mereka semua  sama berpendapat bahwa yang ada kini akan musnah dengan sendirinya di  ujung zaman sesuai dengan menusut dan habisnya alat kebutuhan hidup dan  disebabkan terganggunggunya stabilitas susunan bintang di alam semesta.Mereka berkesimpulan bahwa hidup kini dimulai dari kekosongan, telah  terwujud secara alamiah, dan sedang menuju ke arah kekosongan alam  semesta dimana setiap individu hilang berlalu tanpa bekas dan tidak akan  hidup kembali.Dalam hal ini mereka melupakan unsur Roh yang ada pada setiap  individu. Pihakyang menganut paham Plurality atau Trinity, walaupun tidak  membenarkan teori evolusi , malah mengakui manusia ini memulai hidupnya  dari satu diri yang sengaja diciptakan Tuhan, tetapi mereka tdak dapat  memberikan alasan tentang maksud apa yang terkandung dalam perencanaan  penciptaan itu. Sebagai tujuan hidup, mereka sama sependapat bahwa nanti   akan berlaku kehidupan balasan sesudah mati, tetapi dalam kedaan gaib  bukan konkrit, dimana setiap pribadi baik.akan menerima kebahagiaan jiwa  dan pribadi jahat akan merana.Pihak pertama di atas tadi bertntangan dengan dengan ajaran Al  Qur’an mengenai asal hidup dan juga bertentangan mengenai tujuan hidup,sedangkan pihak kedua bersamaan dengan ajaran Al Qur’an mengenai asal  usul hidup juga bersamaan tentang tujuan hidup tetapi berbeda dalam hal ghaib dan konkrit.Sebaliknya kedua pihak (Islam dan Plurality/Trinity) sependapat tentang arti hidup yang tidak lain hanyalah berjuang untuk  kebutuhan dan kelanjutan generasi, tetapi mereka (Plurality/Trinity)melupakan bahwa pendapat demikian akan berujung dengan pemusnahan  generasi mendatang karena setiap individu lebih mementingkan keadaan  sekarang tanpa ancaman resiko konkrit yang akan dihadapi di akhirat nanti.
AlQur’an yang menjadi dasar ajaran hidup dalam Islam, memberikan  alasan dan keterangan secukupnya mengenai sebab, arti dan tujuan hidup  manusia.
A. Sebab adanya hidup
Semesta raya ini dulunya dari kekosongan total, tidak satupun yang  ada kecuali Allah yang ESA yang senantiasa dalam keadaan ghaib.dia mempunyai maksud agar berlaku penyembahan terhadapnya yang tentu harus  dilaksanakan oleh makhluk yang memiliki logika Maka perlulah diciptakan  jin dan manusia yang akan menjalani ujian dimana dapat ditentukan berlakunya pengabdian dimaksud. Kedua macam makhluk ini membutuhkan  tempat hidup dimana segala kebutuhan dalam pengujian tersedia secara  alamiah atau ilmiah, maka diciptakanlah benda angkasa
berbagai bentuk,masa dan fungsi.Semuanya terlaksana secara logis menurut rencana tepat,  dan tiba masanya dimulai penciptaan Jin dan Manusia,masing-masing  berbeda di segi abstrak dan konkrit.
Allah itu Pencipta tiap sesuatu dan dia menjaga tiap sesuatu itu.  (QS 39/62) dia pelaksana bagi apa yang dia inginkan. (QS 85/16)
Dan tidaklah aku ciptakan jin dan manusia itu kecuali untuk  menyembah aku (diakhirat utamanya). QS 51/96.

B. Arti Hidup KINI
Al Qur’an memberikan ajaran tentang arti hidup bahwa hendaklah
menghubungkan dirinya secara langsung kepada Allah dengan cara  melaksanakan hukum-hukum tertulis dalam al quran, dan menghubungkan dirinya pada masyarakat sesamanya dalam melaksanakan tugas amar makhruf nahi munkar. dialah yang menciptakan kematian dan kehidupan agar dia menguji kamu  yang mana diantara kamu yang lebih baik perbuatannya, dan dia Mulia dan  Pengampun.(QS 67/2)
Bahwa Kami menunjukkan garis hukum padanya (manusia itu), terserah  padanya untuk bersyukur atau kafir. (QS 76/3)
C. Tujuan hidup
Al Qur’an menjelaskan bahwa kehidupan kini bukanlah akan berlalu  tanpa akibat tetapi berlangsung dengan catatan atas semua gerak zahir  dan batin yang menentukan nilai setiap indivisu untuk kehidupan konkrit  nantinya di alam akhirat, dimana kehidupan terpisah antara yang beriman  dan yang kafir untuk selamanya.
Dan berlombalah kepada keampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya  sama dengan luas planet-planet dan  Bumi ini, dijanjikan untuk para muttaqien.(QS3/133) Sungguh kami ciptakan manusia itu pada perwujudan yang lebih baik. Kemudian kami tempatkan dia kepada kerendahan yang lebih rendah.   Kecuali orang-orang beriman dan beramal shaleh, maka untuk mereka upah  yang terhingga. QS 95/4-6) Dengan keterangan singkat ini, jelaslah bahwa Al Qur’an bukan saja  menjelaskan kenapa adanya hidup kini, tetapi juga memberikan arti hidup  serta tujuannya yang harus dicapai oleh setiap diri.Keterangan Al Qur’an seperti demikian dapat diterima akal sehat dan  memang

Rabu

LATAR BELAKANG BERDIRINYA HMI

Kalau ditinjau secara umum ada 4 (empat) permasalahan yang menjadi latar belakang sejarah berdirinya HMI.
Situasi Dunia Internasional
Berbagai argumen telah diungkapkan sebab-sebab kemunduran ummat Islam. Tetapi hanya satu hal yang mendekati kebenaran, yaitu bahwa kemunduran ummat Islam diawali dengan kemunduran berpikir, bahkan sama sekali menutup kesempatan untuk berpikir. Yang jelas ketika ummat Islam terlena dengan kebesaran dan keagungan masa lalu maka pada saat itu pula kemunduran menghinggapi kita.
Akibat dari keterbelakangan ummat Islam , maka munculah gerakan untuk menentang keterbatasan seseorang melaksanakan ajaran Islam secara benar dan utuh. Gerakan ini disebut Gerakan Pembaharuan. Gerakan Pembaharuan ini ingin mengembalikan ajaran Islam kepada ajaran yang totalitas, dimana disadari oleh kelompok ini, bahwa Islam bukan hanya terbatas kepada hal-hal yang sakral saja, melainkan juga merupakan pola kehidupan manusia secara keseluruhan. Untuk itu sasaran Gerakan Pembaharuan atau reformasi adalah ingin mengembalikan ajaran Islam kepada proporsi yang sebenarnya, yang berpedoman kepada Al Qur’an dan Hadist Rassullulah SAW.
Dengan timbulnya ide pembaharuan itu, maka Gerakan Pem-baharuan di dunia Islam bermunculan, seperti di Turki (1720), Mesir (1807). Begitu juga penganjurnya seperti Rifaah Badawi Ath Tahtawi (1801-1873), Muhammad Abduh (1849-1905), Muhammad Ibnu Abdul Wahab (Wahabisme) di Saudi Arabia (1703-1787), Sayyid Ahmad Khan di India (1817-1898), Muhammad Iqbal di Pakistan (1876-1938) dan lain-lain.
Situasi NKRI
Tahun 1596 Cornrlis de Houtman mendarat di Banten. Maka sejak itu pulalah Indonesia dijajah Belanda. Imprealisme Barat selama ± 350 tahun membawa paling tidak 3 (tiga) hal :
Penjajahan itu sendiri dengan segala bentuk implikasinya.
Missi dan Zending agama Kristiani.
Peradaban Barat dengan ciri sekulerisme dan liberalisme.
Setelah melalui perjuangan secara terus menerus dan atas rahmat Allah SWT maka pada tanggal 17 Agustus 1945, Soekarno-Hatta Sang Dwi Tunggal Proklamasi atas nama bangsa Indonesia mengumandangkan kemerdekaannya.

Kondisi Mikrobiologis Ummat Islam di Indonesia
Kondisi ummat Islam sebelum berdirinya HMI dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) golongan, yaitu : Pertama : Sebagian besar yang melakukan ajaran Islam itu hanya sebagai kewajiban yang diadatkan seperti dalam upacara perkawinan, kematian serta kelahiran. Kedua : Golongan alim ulama dan pengikut-pengikutnya yang mengenal dan mempraktekkan ajaran Islam sesuai yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Ketiga : Golongan alim ulama dan pengikut-pengikutnya yang terpengaruh oleh mistikisme yang menyebabkan mereka berpendirian bahwa hidup ini adalah untuk kepentingan akhirat saja. Keempat : Golongan kecil yang mencoba menyesuaikan diri dengan kemajuan jaman, selaras dengan wujud dan hakekat agama Islam. Mereka berusaha supaya agama Islam itu benar-benar dapat dipraktekkan dalam masyarakat Indonesia.
Kondisi Perguruan Tinggi dan Dunia Kemahasiswaan
Ada dua faktor yang sangat dominan yang mewarnai Perguruan Tinggi (PT) dan dunia kemahasiswaan sebelum HMI berdiri. Pertama: sisitem yang diterapkan dalam dunia pendidikan umumnya dan PT khususnya adalah sistem pendidikan barat, yang mengarah kepada sekulerisme yang “mendangkalkan agama disetiap aspek kehidupan manusia”. Kedua : adanya Perserikatan Mahasiswa Yogyakarta (PMY) dan Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) di Surakarta dimana kedua organisasi ini dibawah pengaruh Komunis. Bergabungnya dua faham ini (Sekuler dan Komunis), melanda dunia PT dan Kemahsiswaan, menyebabkan timbulnya “Krisis Keseimbangan” yang sangat tajam, yakni tidak adanya keselarasan antara akal dan kalbu, jasmani dan rohani, serta pemenuhan antara kebutuhan dunia dan akhirat.
Berdirinya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
Latar Belakang Pemikiran
Berdirinya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) diprakasai oleh Lafran Pane, seorang mahasiswa STI (Sekolah Tinggi Islam), kini UII (Universitas Islam Indonesia) yang masih duduk ditingkat I. Tentang sosok Lafran Pane, dapat diceritakan secara garis besarnya antara lain bahwa Pemuda Lafran Pane lahir di Sipirok-Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Pemuda Lafran Pane yang tumbuh dalam lingkungan nasionalis-muslim pernah menganyam pendidikan di Pesantren, Ibtidaiyah, Wusta dan sekolah Muhammadiyah.
Adapun latar belakang pemikirannya dalam pendirian HMI adalah: “Melihat dan menyadari keadaan kehidupan mahasiswa yang beragama Islam pada waktu itu, yang pada umumnya belum memahami dan mengamalkan ajaran agamanya. Keadaan yang demikian adalah akibat dari sitem pendidikan dan kondisi masyarakat pada waktu itu. Karena itu perlu dibentuk organisasi untuk merubah keadaan tersebut. Organisasi mahasiswa ini harus mempunyai kemampuan untuk mengikuti alam pikiran mahasiswa yang selalu menginginkan inovasi atau pembaharuan dalam segala bidang, termasuk pemahaman dan penghayatan ajaran agamanya, yaitu agama Islam. Tujuan tersebut tidak akan terlaksana kalau NKRI tidak merdeka, rakyatnya melarat. Maka organisasi ini harus turut mempertahankan Negara Republik Indonesia kedalam dan keluar, serta ikut memperhatikan dan mengusahakan kemakmuran rakyat.
Peristiwa Bersejarah 5 Februari 1947
Setelah beberapa kali mengadakan pertemuan yang berakhir dengan kegagalan. Lafran Pane mengadakan rapat tanpa undangan, yaitu dengan mengadakan pertemuan secara mendadak yang mempergunakan jam kuliah Tafsir. Ketika itu hari Rabu tanggal 14 Rabiul Awal 1366 H, bertepatan dengan 5 Februari 1947, disalah satu ruangan kuliah STI di Jalan Setiodiningratan (sekarang Panembahan Senopati), masuklah mahasiswa Lafran Pane yang dalam prakatanya dalam memimpin rapat antara lain mengatakan “Hari ini adalah pembentukan organisasi Mahasiswa Islam, karena persiapan yang diperlukan sudah beres. Yang mau menerima HMI sajalah yang diajak untuk mendirikan HMI, dan yang menentang biarlah terus menentang, toh tanpa mereka organisasi ini bisa berdiri dan berjalan”
Pada awal pembentukkannya HMI bertujuan diantaranya antara lain:
Mempertahankan dan mempertinggi derajat rakyat Indonesia.
Menegakkan dan mengembangkan ajaran agama Islam. Sementara tokoh-tokoh pemula / pendiri HMI antara lain :
Lafran Pane (Yogya),
Karnoto Zarkasyi (Ambarawa),
Dahlan Husein (Palembang),
Maisaroh Hilal (Singapura),
Suwali, Yusdi Ghozali (Semarang),
Mansyur, Siti Zainah (Palembang),
M. Anwar (Malang),
Hasan Basri, Marwan, Zulkarnaen, Tayeb Razak, Toha Mashudi (Malang),
Baidron Hadi (Yogyakarta).
Faktor Pendukung Berdirinya HMI
Posisi dan arti kota Yogyakarta
Yogyakarta sebagai Ibukota NKRI dan Kota Perjuangan
Pusat Gerakan Islam
Kota Universitas/ Kota Pelajar
Pusat Kebudayaan
Terletak di Central of Java
Kebutuhan Penghayatan dan Keagamaan Mahasiswa
Adanya tuntutan perang kemerdekaan bangsa Indonesia
Adanya STI (Sekolah Tinggi Islam), BPT (Balai Perguruan Tinggi)
Gajah Mada, STT (Sekolah Tinggi Teknik).
Adanya dukungan Presiden STI Prof. Abdul Kahar Muzakir
Ummat Islam Indonesia mayoritas
Faktor Penghambat Berdirinya HMI
Munculnya reaksi-reaksi dari :
Perserikatan Mahasiswa Yogyakarta (PMY)
Gerakan Pemuda Islam (GPII)
Pelajar Islam Indonesia (PII)
Fase-Fase Perkembangan HMI dalam Perjuangan Bangsa Indonesia
Fase Konsolidasi Spiritual (1946-1947)
Sudah diterangkan diatas
Fase Pengokohan (5 Februari 1947 – 30 November 1947)
Selama lebih kurang 9 (sembilan) bulan, reaksi-reaksi terhadap kelahiran HMI barulah berakhir. Masa sembilan bulan itu dipergunakan untuk menjawab berbagai reaksi dan tantangan yang datang silih berganti, yang kesemuanya itu semakin mengokohkan eksistensi HMI sehingga dapat berdiri tegak dan kokoh.
Fase Perjuangan Bersenjata (1947 – 1949)
Seiring dengan tujuan HMI yang digariskan sejak awal berdirinya, maka konsekuensinya dalam masa perang kemerdekaan, HMI terjun kegelanggang pertempuran melawan agresi yang dilakukan oleh Belanda, membantu Pemerintah, baik langsung memegang senjata bedil dan bambu runcing, sebagai staff, penerangan, penghubung. Untuk menghadapi pemberontakkan PKI di Madiun 18 September 1948, Ketua PPMI/ Wakil Ketua PB HMI Ahmad Tirtosudiro membentuk Corps Mahasiswa (CM), dengan Komandan Hartono dan wakil Komandan Ahmad Tirtosudiro, ikut membantu Pemerintah menumpas pemberontakkan PKI di Madiun, dengan mengerahkan anggota CM ke gunung-gunung, memperkuat aparat pemerintah. Sejak itulah dendam kesumat PKI terhadap HMI tertanam. Dendam disertai benci itu nampak sangat menonjol pada tahun ’64-’65, disaat-saat menjelang meletusnya G30S/PKI.
Fase Pertumbuhan dan Perkembangan HMI (1950-1963)
Selama para kader HMI banyak yang terjun ke gelanggang pertempuran melawan pihak-pihak agresor, selama itu pula pembinaan organisasi terabaikan. Namun hal itu dilakukan secara sadar, karena itu semua untuk merealisir tujuan dari HMI sendiri, serta dwi tugasnya yakni tugas Agama dan tugas Bangsa. Maka dengan adanya penyerahan kedaulatan Rakyat tanggal 27 Desember 1949, mahasiswa yang berniat untuk melanjutkan kuliahnya bermunculan di Yogyakarta. Sejak tahun 1950 dilaksankanlah tugas-tugas konsolidasi internal organisasi. Disadari bahwa konsolidasi organisasi adalah masalah besar sepanjang masa. Bulan Juli 1951 PB HMI dipindahkan dari Yogyakarta ke Jakarta.
Fase Tantangan (1964 – 1965)
Dendam sejarah PKI kepada HMI merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi HMI. Setelah agitasi-agitasinya berhasil membubarkan Masyumi dan GPII, PKI menganggap HMI adalah kekuatan ketiga ummat Islam. Begitu bersemangatnya PKI dan simpatisannya dalam membubarkan HMI, terlihat dalam segala aksi-aksinya, Mulai dari hasutan, fitnah, propaganda hingga aksi-aksi riil berupa penculikan, dsb.
Usaha-usaha yang gigih dari kaum komunis dalam membubarkan HMI ternyata tidak menjadi kenyataan, dan sejarahpun telah membeberkan dengan jelas siapa yang kontra revolusi, PKI dengan puncak aksi pada tanggal 30 September 1965 telah membuatnya sebagai salah satu organisasi terlarang.
Fase Kebangkitan HMI sebagai Pelopor Orde Baru (1966 – 1968)
HMI sebagai sumber insani bangsa turut mempelopori tegaknya Orde Baru untuk menghapuskan orde lama yang sarat dengan ketotaliterannya. Usaha-usaha itu tampak antara lain HMI melalui Wakil Ketua PB Mari’ie Muhammad memprakasai Kesatuan Aksi Mahasiswa (KAMI) 25 Oktober 1965 yang bertugas antara lain : 1) Mengamankan Pancasila. 2) Memperkuat bantuan kepada ABRI dalam penumpasan Gestapu/ PKI sampai ke akar-akarnya. Masa aksi KAMI yang pertama berupa Rapat Umum dilaksanakan tanggal 3 Nopember 1965 di halaman Fakultas Kedokteran UI Salemba Jakarta, dimana barisan HMI menunjukan superioitasnya dengan massanya yang terbesar. Puncak aksi KAMI terjadi pada tanggal 10 Januari 1966 yang mengumandangkan tuntutan rakyat dalam bentuk Tritura yang terkenal itu. Tuntutan tersebut ternyata mendapat perlakuan yang represif dari aparat keamanan sehingga tidak sedikit dari pihak mahasiswa menjadi korban. Diantaranya antara lain : Arif rahman Hakim, Zubaidah di Jakarta, Aris Munandar, Margono yang gugur di Yogyakarta, Hasannudin di Banjarmasin, Muhammad Syarif al-Kadri di Makasar, kesemuanya merupakan pahlawan-pahlawan ampera yang berjuang tanpa pamrih dan semata-mata demi kemaslahatan ummat serta keselamatan bangsa serta negara. Akhirnya puncak tututan tersebut berbuah hasil yang diharap-harapkan dengan keluarnya Supersemar sebagai tonggak sejarah berdirinya Orde Baru.
Fase Pembangunan (1969 – 1970)
Setelah Orde Baru mantap, Pancasila dilaksanakan secara murni serta konsekuen (meski hal ini perlu kajian lagi secara mendalam), maka sejak tanggal 1 April 1969 dimulailah Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita). HMI pun sesuai dengan 5 aspek pemikirannya turut pula memberikan sumbangan serta partisipasinya dalam era awal pembagunan. Bentuk-bentuk partisipasi HMI baik anggotanya maupun yang telah menjadi alumni meliputi diantaranya : 1) partisipasi dalam pembentukan suasana, situasi dan iklim yang memungkinkan dilaksanakannya pembangunan, 2) partisipasi dalam pemberian konsep-konsep dalam berbagai aspek pemikiran 3) partisipasi dalam bentuk pelaksana langsung dari pembangunan.
Fase Pergolakan dan Pembaharuan Pemikiran (1970 – sekarang )
Suatu ciri khas yang dibina oleh HMI, diantaranya adalah kebebasan berpikir dikalangan anggotanya, karena pada hakikatnya timbulnya pembaharuan karena adanya pemikiran yang bersifat dinamis dari masing-masing individu. Disebutkan bahwa fase pergolakan pemikiran ini muncul pada tahun 1970, tetapi geja-gejalanya telah nampak pada tahun 1968. Namun klimaksnya memang terjadi pada tahun 1970 di mana secara relatif masalah- masalah intern organisasi yang rutin telah terselesaikan. Sementara di sisi lain, persoalan ekstern muncul menghadang dengan segudang problema.

Jumat

MARI MEMBANGUN DAERAH MELALUI TEKNOLOGIi.

Upaya reformasi birokrasi pemerintahan agar mencapai pemerintahan yang lebih akuntabel dan transparan sebagai manifestasi kewajiban pemerintah untuk memberikan pelayanan publik yang baik. Hal ini tidak dapat dilepaskan dari tata kelola sistem pemerintahan yang baik (good governance). World Bank memberikan definisi governance sebagai “the way state power is used in managing economic and social resources for development of society”. Sementara United Nation Development Program ( UNDP ) mendefinisikan governance sebagai “the exercise of political, economic, and administrative authority to manage a nation’s affair at all levels”. Mardiasmo dalam bukunya akunting sektor publik mendefinisikan pengertian governance dapat diartikan sebagai cara mengelola urusan-urusan publik. ( Mardiasmo, Tahun : 2002, hal : 17 )
Untuk mencapai cita-cita tersebut maka birokrasi harus menggunakan cara-cara yang lebih maju dengan menggunakan sebuah sistem informasi yang handal dan tangguh untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang baik. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka birokrasi harus membangun sebuah sistem informasi pada berbagai fungsi pelayanannya. Keberadaan sistem informasi mendukung kinenja peningkatan efisiensi, efektivitas dan produktivitas organisasi pemenintah dan dunia usaha, serta mendorong perwujudan masyarakat yang maju dan sejahtera.
Perkembangan teknologi informasi sangat cepat dan mempengaruhi pola budaya masyarakat pada berbagai bidang kehidupan. Pendidikan, riset dan ilmu pengetahuan, hukum, militer, pemerintahan dan administrasi pemerintahan, seni dan entertainment, keuangan dan perbankan, bursa saham, komunikasi dan penyiaran, dan sebagainya tidak lepas dari pengaruh perkembangan teknologi informasi ini. Dalam bidang keuangan pemerintahan daerah, sudah mulai ada perhatian yang lebih besar terhadap penilaian kelayakan praktik manajemen pemerintahan yang mencakup perbaikan sistem akuntansi manajemen, sistem akuntansi keuangan, perencanaan keuangan dan pembangunan, sistem pengawasan dan pemeriksaan, serta berbagai implikasi finansial atas kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintah.
Pemerintah daerah saat ini tengah menghadapi tekanan untuk lebih efesien, memperhitungkan biaya ekonomi dan biaya sosial, serta dampak negatif atas aktivitas yang dilakukan. Dalam pengelolaan keuangan daerah, pemerintah daerah diharapkan dapat menyediakan informasi atas anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dan informasi akuntansi yang akan digunakan manajer publik dalam melakukan fungsi perencanaan dan pengendalian organisasi secara tepat waktu, relevan, akurat, dan lengkap. Oleh sebab itu dibutuhkan suatu teknologi sistem informasi (hardware dan software) untuk menyediakan informasi tersebut agar informasi yang dibutuhkan tersedia tepat waktu.
Pengembangan sistem informasi menjadi kunci bagi terwujudnya berbagai tuntutan perbaikan birokrasi seperti yang dicanangkan Word Bank, UNDP atau prinsip-prinsip yang dikemukakan David Osbome dan Ted Gaebler pada buku mereka yang berjudul reinventing government tersebut. Dalam masa mendatang Pemerintah Daerah ditantang untuk dapat mengembangkan aplikasi yang didukung oleh teknolog informasi secara mandiri dan berkelanjutan yang dilakukan oleh sumber daya insani yang dimiliki oleh pemerintah daerah itu sendiri.
Sebagai sampel penulis mengambil contoh pada Kabupaten Way Kanan Lampung yang mengembangkan aplikasi keuangannya secara mandiri. Pengembangan aplikasi TI tidak dapat hanya sekali buat selesai dan semua masalah dapat di atasi, tetapi harus didasari oleh semangat untuk melakukan pengembangan dan perbaikan terus menerus (going concern to good services) sesuai dengan kebutuhan sistem informasi yang berubah-ubah dengan melakukan pengembangan dan perbaikan sesuai dengan kebutuhan sistem informasi terkini (developing life cycle) untuk menuju tata kelola pemerintahan yang baik sebagai manifestasi tanggungjawab moral untuk perbaikan pelayanan kepada masyarakat luas.
.